Pertandingan antara PERSIB vs PERSISAM yang disiarkan langsung ANTV pada hari selasa berakhir ricuh. Ada beberapa hal yang patut digarisbawahi dari pertandingan ISL antara PERSIB melawan PERSISAM, yaitu
Wasit: Tidak etis rasanya mengkambing hitamkan wasit ketika tim favoritnya kalah. Namun apa yang saya lihat, sangatlah kentara. Saya sering menonton siaran live di TV, jadi tahu apa itu handball, offside, pelanggaran yang kayak mendapat kartu ataupun tidak.
Jendri Pitoy: Entah saya doang atau yang lainnya juga merasakan, jendry pitoy tidak bermain dengan bagus. Gerakannya lambat dan berat, mungkin karena usia. Ketika menjatuhkan diri, seakan berasa akan ada gempa.
Yonky Ariwibowo: Secara mengejutkan yongki mencetak gol pertama pada pertandingan PERSIB vs PERSISAM. Namun setelah itu yang dilakukan yongki hanyalah pura2 jatuh dan sialnya wasit selalu memberikan pelanggaran. Ane jadi teringat ke Fillipo Inzaghi, bedanya sepanjang yang saya tahu inzgahi hanya diving di daerah terlarang saja. Beda dengan yongki, ditengah lapanganpun dia diving.
Suppoter: Pada awal-awal babak pertama ketika terjadi pelanggaran di daerah PERSIB, dan kebetulan waktu itu Eka Ramdani yang mengeksekusi bola, terdengar sayup-sayup teriakan bobotoh "Eka Ajn*ng". Miris...padahal sebelumnya Eka adalah pemain yang paling mereka idolakan. Kedewasaan suporter belum terbentuk. Hak pemain untuk membela klub yang dia suka, lagian akan tercipta suasana bosan jika Eka terus bermain di PERSIB tanpa merasakan suasana di klub lain. Mungkin ini juga yang menyebabkan Eka Ramdani meledak emosinya di akhir babak kedua. Eka yang biasanya kalem, terprovokasi oleh M. Ilham dan terjadi adu jotos jika Haryono tidak segera mencinduk Eka.
Sikap mental suporter harus diperbaiki karena jika dibiarkan akan membuat pemain bertalenta kehilangan bakatnya. Bisa saja Eka semakin benci dengan Persib, padahal hanya di PERSIB lah Eka bisa bermain bagus.
Akhirnya, saya masih selalu berharap suatu saat semua Insan Sepakbola indonesia bisa lebih dewasa. Pengurus Organisasi, Pengurus Klub, Komponen Pertandingan, Pemain dan Suporter bisa menjadi lebih baik lagi.

0 Comment:
Post a Comment